Monday, March 19, 2012

Lidah musim semi...

.


Aku tinggal di gunung
awan menjadi alas kaki
bawa aku terbang melihat gaung
melihat kuning batang padi
melihat sepi cicip burung
melihat leburnya semangat diri
melihat kosongnya karung
melihat suri yang separuh mati


Bawakan aku sebaldi air
untuk aku tumpahkan pada kontang ini
tolong aku basahkan debu dunia

dengan lidah musim semi
menjilat bulu-bulu rumput kering
dipanggang ganas panas mentari
semoga kan kembali subur






.

2 comments:

sepa said...

dunia kami kat sini, hujan tiap2 hari la, bang...

lidah musim semi ko mgkn 'menjilat butir-butir air pada bulu-bulu rumput yang segar hijau'... :)

Aku said...

sepa,
ooo... kena ubah sikitlah kalau versi ko... hahaha